Posted by: ikangfawzi | 3 September 2010

Brother In Law, Hadir Dengan Single Unggulan “Marry Me”: Ikang Fawzi

ikang-fawzi-ekki-soekarno-gilang-ramadhan-marissa-haque_musik_bilThursday, 12 August 2010
Kamis. Ungkapan “the old soldier never fade away” tampaknya pantas disematkan kepada trio BIL atau kepanjangan dari Brother in Law alias “Ipar Lelaki”, grup musik yang diawaki oleh Ikang Fawzi (vokal), Ekki Soekarno (gitar) dan Gilang Ramadhan (drum).

Meski tidak lagi berusia muda layaknya anak-anak band, ketiganya sepakat untuk membentuk BIL dan ngeband kembali. Bagi tiga lelaki yang menikah dengan kakak beradik keluarga Haque (Marissa, Soraya dan Shahnaz) ini, bermusik tidak kenal batas usia.

Di dalam dunia musik, hanya ada satu pakem yakni bagaimana membangun kreativitas agar musik itu bisa dinikmati orang lain. Dengan pengalaman panjang mereka bermain bermusik, reborn Ikang, Ekki dan Gilang tak bisa dipandang sebelah mata. It’s a MAGIC THREE.

“Dalam usia seperti sekarang, musik makin mengakar dan menjadi bagian hidup kita. Kita tidak puas hanya berbicara saja. Kebersamaan ini harus direalisasikan lewat sebuah misi atau pesan yang enak untuk didengar,” kata Ikang, vokalis band itu, membuka tabir terbentuknya BIL.

Secara keseluruhan, BIL sudah merampungkan pengerjaan 11 buah lagu guna mengisi album perdana mereka. Tidak hanya menyentuh persoalan cinta, namun beragam tema mereka kemas apik dalam lagu-lagu tersebut. Single “Ramayana” misalnya, bercerita soal budaya bangsa Indonesia yang sering diklaim milik bangsa lain.

Single tersebut juga memiliki karakter kuat dengan sentuhan gamelan Jawa. Selain itu, ada juga lagu berjudul “Budak Iblis” yang kisahnya terisnspirasi dari doa Nabi Yunus AS.

Meski demikian, sebagai salam perkenalan, BIL sepakat melepas single “Marry Me” sebagai single jagoan mereka. Single ini liriknya ditulis oleh Ikang. Sementara untuk musik, ketiganya urun rembuk. Ekki bertanggung jawab sebagai arranger dan music director.

Diawali dengan petikan gitar, Ikang langsung membuka single ini dengan suara rock-nya yang khas. Ini mengingatkan pada karakter vokal Ikang bertahun-tahun silam saat melantunkan lagu-lagu romantis.

“Marry Me” sendiri berkisah tentang harapan seorang lelaki yang terpanah asmara. Rasa kasmaran itulah kemudian yang mendorong sang Romeo untuk mengungkapkan kalimat “would you please marry me” kepada wanita pujaannya.

Single ini tak lain merupakan ungkapan cinta Ikang kepada istrinya, Marissa Haque. Secara jujur, Ikang bahkan mengungkapkan cintanya yang pertama dan terakhir hanya untuk Icha, wanita bermata indah.


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?

Tags: , , , , , , ,

Responses -

Horas! Selamat ya Bang Ikang senang banget bisa melihat ketiga abang dan ilar anteng dan akur. Walau kita nggak jadi beripar, yang penting Bang Ikang bahagia dengan Kak icha dan Kak Chris juga bahagia dengan Bang Ingan. Bahagia masing-masinglah.

(Pesan Kami untuk Bunda Christine Panjaitan di http://saran-rekonsiliasi.blogspot.com).

Tante Christine Panjaitan itu ternyata sangat cerewet dan heboh banget ya? aku jumpa di UI saat ILUNI shooting buat Metro TV kemarin dulu. Terus ringkih dan kuyu pakai kaos warna hitam dongker. Kenapa ya seprtinya dia nggak ada semangat hidup deh sakit kanker ya?

wah baru tahu nih, kangen juga denger suara Bang Ikang…semoga gruo baru nya produktif dan menghasilkan karya2 berkualitas.

wah … jadi pingin denger lagu-lagunya … salut , tetap berkarya

“UI Masuk 300 Universitas Terbaik di Dunia”

Sumber: Ksatria Muda 165 (Dpp Gema Satuenamlima September 20 at 10:35am)

Universitas Indonesia (UI) masih menjadi kampus terbaik di negeri ini. UI menempati urutan ke-236 (Skor 42,90) dan menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Indonesia dalam 300 Universitas Terbaik Seluruh Dunia berdasarkan penilaian yang dikeluarkan QS World University Ranking terhadap sekitar 600 perguruan tinggi terbaik di dunia.

UI menduduki urutan ke-6 perguruan tinggi terbaik di Asia Tenggara dan peringkat ke-40 di Asia. UI mengungguli perguruan tinggi favorit seperti University of Hamburg, Jerman (urutan ke-242 dengan skor 42,56), dan Curtin University of Technology, Australia (urutan ke-274 dengan skor 39,23).

Selain itu, beberapa perguruan tinggi di Indonesia yang masuk dalam pemeringkatan QS World University Ranking adalah Universitas Gadjah Mada (urutan 321, skor 35,25), Intitut Teknologi Bandung (urutan 421, skor 28,60), dan Universitas Airlangga (urutan 466 skor 22,60).

Vishnu Juwono, Kepala Kantor Komunikasi UI, menuturkan pemeringkatan QS Top University memiliki kriteria penilaian institution inclusion, academic reputation, employer reputation, international faculty or students, data indicator, strandardization, weightings dan aggregation, serta citations per faculty.

Berdasarkan rangking per subjek, katanya, pada bidang ilmu sosial UI di peringkat 95 global. Bidang ilmu kesehatan dan biomedik di peringkat ke-141, bidang Seni dan Humaniora urutan ke-172, bidang teknik dan teknologi informasi peringkat ke-203), dan bidang ilmu pengetahuan alam di posisi 280.

“Ini merupakan suatu kebanggaan UI masuk dalam 100 besar universitas terbaik di dunia untuk bidang ilmu sosial, serta sebagai salah satu univeritas yang terdepan di Asia Tenggara,” kata Rektor UI Gumilar Rusliwa Somantri menanggapi prestasi yang berhasil diraih UI, dalam rilisnya.

Sumber: http://www.facebook.com/?page=1&sk=messages&tid=1386200103784

aku salah satu penggemar berat Ikang Fawzi…..jangan berhenti berkarya…Mas Ikang

sip pokoknya mas Ikang harus terus berkarya dalam bermusik soalanya sya fans beratmu yg sudah kangen akan suara dan karya2 mas Ikang fawzi….

Leave a response -

Your response:


Categories