Posted by: ikangfawzi | 30 June 2009

83 Tahun dalam Hidup Berkualitas: Ayah dari Ikang Fawzi Berpulang Hari Ini

1-dato-fawzi-abdulrani-dan-ikang-fawzi-kasih-anak-kepada-ayahnya-2009

Tiada hal yang paling membahagiakan dalam hidupku kecuali melihat wajah cinta dan kasih tersebar dimana-mana didalam keluarga kami. Baik keluarga intiku – hidup perkawinan Ikang Fawzi dan saya Marissa Haque – maupun keluarga besar suamiku dari saat masih lengkap dahulu sampai yang tersisa masih hidup sekarang ini. Namun ada yang sanga terasa ‘mewah’ ketika dalam setiap perjumpaan Ikang Fawzi suamiku memperlihatkan ekspresi cinta-kasih kepada ayahandanya semata wayang – kami menyebut beliau sebagai The Singing Ambassador Dato’ Fawzi Abdulrani.

2-doa-ibu-dan-ayah-dari-ikang-fawzi-19841

Like fther like son, alhamdulillah… ni’mat yang tak pernah boleh lupa kusyukuri. Fabiayyi ala’i Robbi kumma tukadzdzibaan…

Ikang yang sangat mencintai Ayahnya karena Dato’ Fawzi sebagai ayah sejak kecil memang sangat memperhatikan keempat anak-anaknya dengan cinta-kasih. Mencari pasangan hidup memang tak salah bila disarikan oleh para leluhur kita untuk melihat dari sisi bibit-bebet-bobot. Bahkan ada pepatah yang mengatakan buah apel jatuh tak jauh dari pohonnya, diiringi rasa syukur yang tak pernah henti saya menjadi saksi hidup bahwa Ikang Fawzi suamiku semata wayang mencintai kedua anak-anaknya seperti apa yang telah didapatkannya sebagai cinta penuh tanpa pamrih dari kedua orang tuanya baik semasa sang ibunda tercinta masih hidup sampai sekarang ketika Dato’ Fawzi tinggal sendirian.

3-doa-ikang-fawzi-dan-marissa-haque-untuk-bella-dan-kiki-fawzi-2008-21

Cinta kasih tanpa pamrih adalah spirit kehidupan rumah tangga kami Ikang Fawzi dan Marissa Haque. Jauh dari segala ukuran materi dan jebakan duniawi kami ingin merawat cinta dan kasih ini seumur hidup kami… selamanya… sampai kami mati kelak menuju Muara Abadi-Nya. Allahu Akbar!

***

Responses -

[...] Original post:  83 Tahun dalam Hidup Berkualitas: Ayah dari Ikang Fawzi Berpulang Hari Ini [...]

Dari: Kapanlagi.com

Marissa Haque: Mertuaku Adalah Intelektual Yang Dekat di Hati
 Kapanlagi.com - Bagi Marissa Haque, kehilangan sang mertua, Fawzi bin Abdul Rani, berarti kehilangan seorang intelektual yang dekat di hatinya. Banyak sekali yang bisa dipelajari Marissa dari ayah Ikang Fawzi itu. Termasuk dalam kegiatannya sebagai seorang politikus.

“Beliau sangat tender kalau berbicara. Dua hal yang diajarkan ke saya, pertama, jiwa patriotisme itu luar biasa. Right or wrong it is my country. Kita diajarkan dari kecil seberapa baik dan buruk Indonesia di mata dunia, tetap kita bela,” ujar Marissa saat ditemui di pemakaman Fawzi di Pemakaman Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jaksel, Selasa (30/06) sore kemarin.

“Yang kedua adalah I can talk to my enemy. Itu adalah yang bisa kita pelajari sekarang, kebanyakan orang tidak mau bicara dengan musuhnya. Maunya berseberangan, tidak empati, tidak mau tahu urusan orang lain, mau menang sendiri,” lanjutnya.

Marissa mengaku amat dekat dengan sang mertua. Dia juga selalu mengajarkan padanya bagaimana cara menghadapi musuh politiknya. “Dia sangat berharap Ikang atau saya dapat menjadi wakil bangsa untuk mengurus negeri ini dengan santun dan baik. Dia seorang yang intelektual yang dekat di hati, spirit ekonomi kerakyatan dengan cara diplomatis aku pelajari dari mertuaku,” pungkasnya. (kpl/gum/npy)

Hi,
Amazing! Not clear for me, how offen you updating your ikangfawzi.blogdetik.com.

Terimakasih sobat… God bless you!

Leave a response -

Your response:

jika anda melihat tulisan ini, aktifkan css anda

Categories